Selasa, 19 Juni 2012

Ice Skating at Taman Anggrek

Beberapa minggu yang lalu saya diajak teman kuliah nyobain ice skating di Taman Anggrek Mall. sounds fun, saya mengiyakan. Dia bilang, menggalau sambil skating tuh asik. okelah, nurut, cz dy uda beberapa kali ke sana.

Kita berangkat pagi, nyampe sana jam 10 kurang, outlet2 masi pada tutup. Sengaja memang, untuk menghindari keramaian di arena skating. Isi perut dulu di KFC, lalu ke kasir sky ring deh. Minimal main 2 jam, kena charge 48 ribu rupiah, dan tiap nambah jam kena 8rb/jam. Abis beli tiket, pilih sepatu, dipakelah itu sepatu kayak sepatu boot masa Kerja Praktek di PLTU dulu. Bedanya kalo yang ini ada semacam pisau di bawah sepatu *entah apa sebutannya* dan inline macam rollerblade.

Masuk ke arena sky ring deg-degan bangetttt... dengan bismillahirrohmanirohim dan niat yang sungguh, masuklah saya berpegangan ke pipa besi di pinggir arena yang emang disediakan untuk pemula. sambil pegangan, diajarin berdiri ama prita, temen saya. awful! dua jam saya latihan, sama sekali belum bisa meluncur secara mandiri, masih dipegangin. kata temen saya, keseimbangan saya buruk dan saya juga pasrah.

Liat anak2 kecil yang udah pada jago, pengen balik lagi nih. kapan-kapan lah... then, belanjalah saya. uhuy!!

Efek Ketoprak Extra Pedes

Diare!! itulah efek makan ketoprak extra pedes semalam dan makanan2 aneh sembarangan yang saya beli akhir2 ini. saya suka pedes tapi ga tahan sama efeknya. selalu mencret pagi2. Bener2 penyakit kampungan dan tak elit yah... Diare. Tapi suplemen, yang kata kakak saya adalah obat herbal segala macam penyakit, cukup membuat perut ini calm down.

Dan gara2 penyakit nista satu ini, saya lagi2 gagal berlatih aikido tiap selasa. Biasanya sih gara2 pulang kantor kemaleman, atau ada acara laen. Kali ini gara2 mencret dan sorenya badan agak demam. Sungguh kangen maen koprol di matras. T___T

Kalo lagi diare gini, badan jadi lemes semua. makan jadi eneg. jadilah saya beli Pizza Hut Delivery. Tak ada hubungannya memang, tapi lagi butuh yang instan dan ga lama2. Beli yang reguler dimakan ampe malam. Dan datanglah teman saya, nyai neni, menjenguk penderita penyakit nista tak elit. Dibawain jungle juice rasa jambu pesenan saya, thanks to her, dan dia memborong habis komik Hi Miiko! dari rak buku saya. Hahahaha...

And now, kebanyakan tidur siang tadi untuk saving power, sekarang saya ga bisa tidur. Review aktivitas libur kali ini yang ditemani penyakit diare: sempet nonton 2 pilm Hindi dari temen India di kantor yang udah lama ngasihnya tapi males banget nontonnya, Delhi Belly dan Guzaarish. not bad lah... lalu melanjutkan serial jepang, Galileo, yang lama juga ga ditonton2. aah~ libur pas sakit begini emang menyebalkan!

Dan sekarang saya berjanji untuk tidak makan sembarangan dan lebih menjaga kebutuhan nutrisi *entah gimana caranya?*

Hidup Makan Enak!!

Jumat, 25 Mei 2012

Roller Coaster at Karawaci Mall

yup! a roller coaster at mall!!

Berawal dari panggilan interview dari sebuah perusahaan di daerah Lippo Karawaci, saya mencari tahu bagaimana cara menuju ke tkp dari jakarta selatan. Dari browsing dan tanya sana-sini, info yang didapat cukup membingungkan dan tidak akurat, but yang saya yakin, ada mall cukup bagus di sana.

So, 1 week later, at monday morning, i just go there. akhirnya, info yang saya percaya adalah dari tukang ojek langganan saya yang mulanya saya mintai antar sampai halte busway Karet. Dia bilang, ke halte semanggi aja, naek busway ke arah lebak bulus, tar turun grogol dah banyak bus ke Lippo yang lewat. Nice and to the point, saya percaya padanya.

Turunlah saya di Grogol, bertanya petugas busway, turun dari halte, dan tiba di pinggir jalan, menyegat bus 105, karena tukang minuman di situ rekomen bus tersebut. Dan naiklah saya dengan was-was karena ini bus mirip kopaja agak gedean dikit meluncur di jalan lengang yang bikin si sopir tambah demen buat tancap gas kenceng-kenceng.

Just for 15-20 menit ya, melewati tol (entah apa saya lupa), lalu masuk daerah serpong, melewati Islamic Village, dan sampai di pertigaan-entah-apa-namanya yang banyak bus lalu-lalang jurusan jakarta-karawaci. Saya turun, berjalan sebentar, sampailah di tujuan, ruko pinangsia. usai tes psikologi dan interview hrd, saya langsung cabut ke hypermarket depan ruko buat beli cemilan.

Dari bertanya pada mbak kasir hypermart, saya dapat info tentang mall karawaci yang menurut dia adalah mall bagus di lippo. Dan tahu dari mbak yang baik itu juga saya akhirnya naik angkot putih meluncur ke mall karawaci.

Here i am, at the mall, celingukan ga tahu mo ngapain. Di sono, tempat makan banyak banget. Akhirnya cuci mata pilih-pilih mo nongkrong dimana, eh, ga tahunya ada timezone yang dari depan keliatan banget lintasan roller coasternya. Meskipun sepi, buat saya, arena mainan itu rame! dan akhirnya saya beli kartu pulsa timezone 20 ribu.
 
Tarif roller coaster cuman 15 ribu aja, itu aja sama petugasnya ditawarin puter lagi 1 kali. tapi karena sendirian, ogah aja... lintasannya cukup menantang, kemiringan kurang lebih 45 derajat dari bidang vertikal dan kecepatannya lumayan kenceng juga. worth it lah buat harga 15 ribu buat senang-senang sendirian. hehe...
nggak cuman roller coaster doang, ada wall climbing juga, dan beberapa arcade dan mainan timezone yang biasa dilihat.
 
Puas bermain, lalu akhirnya makan siang di KFC (entah kenapa..) dan pulang naik angkot putih, turun pertigaan tempat awal mula diturunin bus 105. dari pertigaan itu, naik deh bus mayasari lippo-blok m. tahu gitu, pas berangkat dari blok m aja ya.... next time lah...
 
Begitulah pengalaman saya di lippo seharian dan sendirian. meskipun setelah interview saya menemui ketidakcocokan dengan perusahaan yang pada akhirnya saya menolak dipanggil kembali 2 hari kemudian, saya cukup puas hari itu bisa main-main walopun (juga) sendirian. :)

Senin, 30 April 2012

Musik Bukan Lagi Hiburan Untuk Anak ?

Siapa sih yang tidak mengenal tasya, meisy, tina toon, trio kwek kwek, dan enno lerian? pasti semua yang lahir di tahun 80an menjawab dengan menyanyikan lagu mereka. Tapi coba tanyakan nama mereka ke anak-anak kecil jaman sekarang, yang lahir sekitar tahun 2000an. mungkin mereka bengong karena baru pertama kali mendengar nama-nama itu. kecuali, yah, kalau menyebut nama cherrybelle, smash, peterpan, dan band-band teenager lainnya. Banyak dari mereka bahkan sudah hapal dengan lirik lagu, bahkan dance dari band-band tersebut. atau di kasus yang lain, coba tanya orang-orang dewasa siapa penyanyi cilik idola mereka dan bandingkan dengan jawaban anak-anak jaman sekarang.

Dulu, pada saat saya masih kecil, dari mulai TK sampai dengan SMP (sekitar tahun 1992-2003), program acara-acara yang memperdengarkan lagu-lagu anak-anak seperti rebutan masuk ke setiap stasiun televisi. Sepertinya saat itu program anak-anak sangat laris. Setiap pulang sekolah, saya bisa stay tune di acara ci luk ba!, lalu acara tangga lagu anak-anak dan berlanjut ke film kartun dan superhero berseri. Bahkan di setiap jeda iklan sebelum masuk ke acara lain, video klip lagu anak-anak juga dipakai sebagai pengisi. tentu saja saya hapal sekali lirik lagu anak-anak jaman itu.

Jika dibandingkan antara sekarang dan jaman kanak-kanak saya, acara di televisi sangat jauh berbeda. semua sinetron dan acara musik dewasa merajai program acara televisi. Sebut saja Dahsyat, Inbox, Dering, dll. acara musik Dewasa ini dibuat sedemikian heboh dan menarik banyak penonton untuk, bukan sekedar melihat, tapi me-request lagu yang diputar, mengikuti kuis sponsor, dan titip salam. Wah, kasihan sekali dengan adik-adik yang butuh hiburan edukatif di jam-jam santai mereka selepas sekolah, yang malah disuguhi dengan acara-acara tidak berisi (untuk mereka) seperti ini. Bahkan program sinetron yang memperlihatkan sisi negatif pemain antagonis yang lebih masuk dalam otak mereka.

Saya sangat kecewa dan bahkan geregetan dengan stasiun-stasiun TV yang membuat program-program acara tidak proporsional. harusnya mereka paham bahwa penonton acara-acara mereka bukan hanya orang dewasa, tetapi juga anak kecil. di jam-jam dimana anak-anak bersantai dan salah satu hiburan adalah televisi, seharusnya film kartun, superhero, dan program musik anak-anak menjadi pilihan mereka. Televisi mengklaim bahwa mereka adalah media informasi yang mengedukasi masyarakat. Namun, pada realitanya, mereka justru mempertontonkan hal-hal yang negatif tanpa pesan untuk merubah menjadi baik.

Dewasa ini, banyak sekali musik atau lagu-lagu dengan lirik yang senonoh yang tidak pantas didengar oleh anak dan menurut saya, juga tidak pantas didengar orang dewasa sekalipun, karena terlalu vulgar dan tidak sopan. sebut saja lagu keong racun dan belah duren. lagu-lagu ini sangat vulgar sekali, dengan lirik yang mudah dihapal dan musik yang ringan membuat radio-radio dan televisi banyak memutar lagu ini dan tanpa sadar banyak yang menyanyikan dan menirukan gaya penyanyinya. Sangat mengherankan, untuk lagu-lagu vulgar semacam ini mudah terkenal dan laris di pasaran. Hal ini membuat saya gamang akan masa depan anak-anak Indonesia secara mentalitas.

Lagu-lagu dengan lirik bertemakan percintaan, perselingkuhan, bahkan vulgar marak diperdengarkan di radio dan tempat-tempat publik. lirik lagu tidak mendidik seperti ini jika didengar oleh anak-anak tentunya akan mempengaruhi karakter mereka. Seharusnya anak disuguhi dengan lagu bertemakan heroisme, nasionalisme, pertemanan, empati, kedisiplinan, keceriaan dan tema-tema pembentuk karakter baik lainnya. Sebut saja lagu-lagu ciptaan Ibu Sud, Pak AT Mahmud dan Papa T Bob yang dulu sering diputar di televisi dan lagu-lagu nasional.


Lagu anak-anak memiliki lirik yang menasehati untuk berperilaku baik dan informatif akan hal-hal yang memang seharusnya mereka ketahui seperti dunia binatang, tumbuhan, nama negara, dll. Sehingga isi atau makna lirik dalam lagu anak-anak dapat menumbuhkan karakter baik bagi anak. Pesan baik yang disampaikan dengan cara menyenangkan seperti dinyanyikan akan cepat sampai ke dalam hati. Bayangkan jika setiap hari anak Indonesia mendengarkan lagu dengan pesan yang negatif, karakter buruk pun akan terbentuk di kemudian hari.

Di sini peran orang tua sangatlah penting. orang tua hendaknya menemani dan membimbing anak dalam memilih tontonan atau media lainnya, bukan sekedar membatasi jam/waktu menonton anak. Peran media informasi seperti televisi dan radio juga sangat besar. seharusnya media lebih proporsional, dengan memberikan ruang bagi program anak-anak, khususnya musik anak, untuk broadcast secara kontinu. Dan tak kalah penting adalah peran guru di sekolah untuk mengenalkan lagu-lagu daerah, anak-anak dan nasional dalam belajar di kelas agar selain anak memperoleh pesan positif dari lagu juga membantu guru mengkondisikan kelas lebih rileks dalam proses belajar-mengajar. Dan mungkin di Indonesia perlu dibuat undang-undang penyiaran (yang saya sudah ada, namun pelaksanaannya kurang pengawasan) lebih ketat lagi mengenai hiburan dalam media informasi agar lebih bermoral dan proposional untuk segala umur.

Jumat, 27 April 2012

Menginspirasi dan Terinspirasi di Kelas Inspirasi

hari ini saya demam. setelah 3 hari begadang mengerjakan materi mengajar untuk kelas inspirasi dan hari H tiba juga kemarin, saya kehabisan tenaga dan tepar hari ini.

Kelas inspirasi adalah program yang diadakan oleh organisasi non profit Indonesia Mengajar milik pak Anis Baswedan. Program ini merekrut 200 professional (orang yang sudah bekerja) untuk menginspirasi siswa/siswi 25 Sekolah dasar di Jakarta. Inspirasi yang diberikan berupa mengajar sehari bertemakan Keprofesian. dengan adanya program ini, diharapkan siswa membentuk sendiri cita-cita atau impian mereka dan bersungguh-sungguh untuk mencapainya. cita-cita akan membuat mereka ingin belajar hingga jenjang paling tinggi.

hari rabu, 25 april 2012, menjadi hari bersejarah untuk saya pribadi. setelah mendaftarkan diri di kelas inspirasi melalui form online dan lolos masuk dalam 200 calon volunteer dari 600an pendaftar, saya mengikuti briefing kelas inspirasi di gedung PGAS Jakarta dan bersiap menjalankan tugas sebagai guru sehari. rasanya luar biasa!

pada saat brifing, saya banyak terinspirasi oleh pengajar-pengajar muda Indonesia Mengajar yang aktif, dedikatif, dan kreatif. mereka memperlihatkan gaya mengajar mereka di depan para calon volunteer kelas inspirasi. lalu, bertemu dan mendengarkan sambutan yang sangat inspiratif dari bapak Anis Baswedan tentang manner kita sebagai warga negara Indonesia yang memiliki kewajiban untuk membayar kembali apa yang sudah negara berikan kepada kami dengan, salah satunya, menjadi sukarelawan yang turun langsung ke dunia pendidikan sebagai bayaran atas pwendidikan yang kita dapatkan. wah, benar2 pengalaman yang berharga untuk saya.

setelah diberi waktu persiapan selama seminggu, akhirnya saya dan teman-teman kelompok 3 terjun langsung ke SD Petojo Selatan 2. kami berlatang belakang profesi berbeda-beda, ada banker, product design, fashion designer, manager KAI, public relationship, dan SDM. perasaan yang tidak dapat diungkapkan, antara nervous dan excited, kami menuju kelas masing-masing. saya mengawali kelas 5 lalu kelas 2 dan 3. wah, bener2 jauh dari bayangan saya sebelumnya. setiap kelas yang saya kunjungi selalu menghadirkan senyum dan tawa karena ketertarikan mereka akan mendengarkan materi baru yang belum pernah mereka tahu. saya bercerita mengenai Teknologi Informasi dan Telekomunikasi, dengan beberapa games dan video animasi lucu, membuat 1 jam mengajar saja tidak cukup untuk mereka.

masa kecil memang seharusnya dipakai untuk belajar dengan suka cita, tidak dengan terpaksa. kalau mereka mengenali karakter baik dan cita-cita mereka mulai dini, akan terbentuk pribadi yang bersungguh-sungguh dalam berkerja,berusaha dan belajar. hmmm... harapan saya, apa yang sudah saya berikan kepada mereka, dapat bermanfaat dan menginspirasi. amin..

hari ini, saya masih senyum-senyum sendiri kalau mengingat bagaimana saya mengajar di dalam kelas. riuh, chaos, panas, bingung, senang, wah,,, kalau teringat ini, saya teringat juga bagaimana guru-guru saya mengajar. sungguh, guru adalah perkerjaan mulia karena penuh kesabaran, keikhlasan, dan pengabdian dalam mereka bertugas. terima kasih bapak dan ibu guru, dimanapun kalian sekarang, saya berharap Allah memberikan kebahagian untuk bapak/ibu guru dan keluarga.

saya tidak akan melupakan pengalaman seru dan inspiratif ini. tahun depan jika diberi kesempatan, saya akan mendaftar lagi, insyaAllah...

ini dia foto saya dan teman-teman kelompok 3 sesaat sebelum bertugas :D


Sabtu, 24 Maret 2012

Long Holiday, My Long-liness Workday

hari sabtu nih kawan, dan saya sedang mengetik blog di kantor. jumat kemaren tanggal merah, so ini weekend jadi long holiday. but as you see now, i'm still stuck at my office with these all report. bang!! my head wanna explode. i need some free day to be off. really...... it's not because of my work duty, it's fine. my work load is just fine. but, i really wanna have holidays, spend time with friends, hang out, picnics, so on....

next week i take leaves. just for 3 days i wanna be at home. for my friend wedding. oh wedding,, this moment will come to me also. ah~ really~ i can't believe that i'm going to be 24 years old. damn crazy bout feeling so old! surely~ hahahahaha... hope it'll be great, yeah ~ it'll be great year... sudah ah, lupakan soal wedding dan semacamnya dulu.

so... have u having your lunch? enjoy it, i'm not having it at all. saya lapaaaaaaaaaaaaarrrr~
still at my desk, bored. outside is so hot weather. see it from my office glass window at 2nd floor, it seems so hot outside. but at my desk, so cold by air conditioner. listen to BeeGees, one of my fav old bands, i'm so much lazy to get up. somebody please buy meals for meeee...

back to this long-liness. so long day to be alone here, i think i'm really lonely. not only "think" but also "feel". kata teman saya, cari cowo dong biar ga bosen sendirian... lalu kata saya, napa nyari, datang sendiri kok. wkwkwkwkwk.. intinya, bukan karena ada pacar atau enggak. so? emboh. :p


i think i need other activities. i just concern about my work only. what can i do? beneran harus cari kegiatan lain yang menyenangkan dan berkualitas. kendo udah engga lagi gara2 dojo pindah tempat makin jauh. mo ikutan aikido ga ada teman (si boni teman satu2nya yg suka beladiri malah sering keluar kota), mo ikut ngerajut ga jadi mulu gara2 tempatnya di mall malah kepengen shopping.

ah sudahlah. i'll end this loneliness by finishing my today's report. Huryaaaahh~!!!

bye semua. Hurryaaaah~!!! -____-"

Kamis, 12 Januari 2012

Something called Cholesteatoma


CHOLESTEATOMA KARTAL. An ear illness.

Yeah, I’m sick. But just at my ear.

Maybe in 3 weeks ago, I feel something happened in my ear. When I push my ear, I feel pain, then there’s fluid inside. Usually I clean up my ear after bath because it is still wet so I can easier clean it. But, after hours I feel my ear still wet, although no water or fluid entering my ear. So I make sure what happen inside, I put cottonbuds into my ear…. There’s fluids! And in yellow color. Oh damn! It is happened again…
I ever got this condition when I was in college. Doctor said that there’s cyst inside ( with no explaination). So, he make a small surgery. It is lot of pain. Really!

And a week ago, I go to Rumah Sakit Pusat Pertamina to get a help from specialist. The doctor said that there’s dirt in my ear that very dry and can bloody my ear if we clean it. So, I was given fluids to grease my ear and next week he can take dirt out easier. I’m back to him yesterday. After cleaning my ear, he said that I got cholesteatoma (and any such explaination). He gave me another fluids and medicine (tilflam and antibiotic). Next week I must go to hospital again to get serious help.

So, I was searching what cholesteatoma is. From google, I got an article bout it. It is neoplasm, but it’s not dangerous. Whow! Scared enough for me… and this morning, after giving medicine (last night), I feel there’s fluid inside my ear and itchy. Scared enough, I texted my friend that I wouldn’t come to Kendo’s practice. And phone my team mate at office that I want to come in general shift.

This time, after putting the medicine in my ear again, laying down, typing this post and still thinking,


Will it be ok? *scared*

Selasa, 03 Januari 2012

Harmonica? Why?

YA! Benar! HARMONICA!
i really wanted this stuff since i was in junior high school. i thought that i should be able to play at least one instrument and i thought harmonica is an easy one. just blow it, that's all! yey~

and the other reason was watching musician playing harmonica was cool.... hahahaha.

and this day, i bought harmonica from Gramedia Book Store. really cheap, just IDR 50,000, i choose a yellow one, diatonic type, made in Germany (Hohner). but i forgot to buy music book.





here we are, at my room with my harmonica ready to be blown.

ok dina! as we thought before (i speak to myself): just blow it, that's all!
.
..
...
....
#but after an hour.....
i think, i made wrong choice. harmonica is not as easy as i thought. it is hard to blow it... arrrrghhhh....!!!


anyway, i'm still trying to make it up. yosh!! ganbatte!!


and anyway, if i can play one easy song, i'll play it at office. puhahahahaha~

Sabtu, 31 Desember 2011

At New Year Night


Well,,, today is a last day in 2011. Tomorrow we will welcome a new year, 2012.
Hmm, I have no passion about 2012. No plan, no passion, no things! I don’t know why.. but, mostly in every year, I always made big plan to do. But this year…. Ummm, should i?
Ok then. Just for formality cz there must be plans for new year, or maybe to fill some hole in my life, or just write down what will be fun about, I’ll make one!

Hmmm,,,
I have some things that I didn’t do in past years and I really wanna do it. Then, some things that I really wanna do recently and just come out from my mind just now.
1.      1.  Really wanna learn bout knitting and chrochet.
2.       2. Have a bicycle and ride it to work.
3.       3. Learn sastra more, make some paper to be published into magazines.
4.       4. Travelling around Indonesia. Starting to be backpacker. That’s gonna be fun n cool.
5.       5. Learn English and France/Dutch, then start career to new company, a foreign one. Because I wanna see other country as well.
6.       6. Learn Hamonica… it’ll be fun also.. yey~!
7.       7. Make new friends.

That’s all maybe. Happy New Years Folks..

Kamis, 22 September 2011

Entahlah

Entahlah...

Seperti sendiri.

tapi sedang tak sendiri.

this is just a life.
but it's not easy to live....alone.
not easy? but, why?
stupid dina! huh.

what's happened to me???!!! Hrrrr......

Selasa, 26 Juli 2011

Wisata museum di Kota Tua

Hari ini, saya kembali libur kerja di saat weekday. di saat orang-orang pergi kerja, saya justru jalan-jalan. yap, jalan-jalan berkenalan dengan kota jakarta. baru 3 bulan, saya masih pantas disebut pendatang kan?
this nite, with some sossis n chocolate pudding, saya bercerita tentang wisata 5 museum hari ini bersama seorang teman ex-SMA saya dulu, Rose. She knows most of this city cz dy uda 4 taon lebih tinggal di sini untuk kuliah dan kerja. dan karena dy freelancer, saya dapat dengan mudah merayunya untuk jalan2 bareng saya. muhahahahahahaa.

seperti jalan-jalan sebelumnya, kali ini saya menuju lokasi juga menggunakan transportasi umum, bus transjakarta. berangkat pukul 9 pagi, dan tanpa sempat sarapan, saya buru-buru berangkat bahkan hampir berlari karena teman saya sudah hampir sampai di tempat kami janjian, halte dukuh atas. berbekal sari roti dan frisian flag kotak paling kecil untuk sarapan, saya menuju halte karet kuningan dan berangkat menuju dukuh atas. dari dukuh atas, kami melanjutkan naek bus transjakarta menuju stasiun kota. sebenernya, kami berdua tidak tahu letak kota tua, dan tak ada planning untuk mengunjungi museum yang ternyata di kota tua berjumlah 5!

kunjungan pertama kami adalah museum Bank Mandiri yang bangunannya jelas2 keliatan pas naek transjakarta tadi. Museum ini bercerita tentang perjalanan Bank Mandiri beserta sistem dan teknologi yang mereka pakai. museum tersebut memang sesungguhnya adalah bangunan Bank Mandiri pertama di Indonesia. cat bangunan ini saja sudah putih kusam. dari luar memang masih berdiri kokoh dan berarsitektur kolonial Belanda. penjaga museum ini mas-mas yang masih muda. kami disuruh mengisi buku tamu dan menitipkan tas, lalu kalo masih pelajar tidak membayar, kecuali bekerja. eh, masnya kira saya ini mahasiswa! muka saya memang imut, aih.. :p

masuk ke dalam museumnya, serasa dibawa ke masa penjajahan. patung-patung replika manusia jaman doeloe adalah elit2 kompeni dalam perbankan. museum benar-benar disetting seperti bank jaman dulu. ada meja teller, ruang kepala bank, bahkan barang-barang inventaris mereka diperlihatkan. mesin materai, perferator (alat pembuat lubang kertas), buku besar yang memang benar2 buesar, mesin tik, alat hitung uang koin, timbangan, dsb yang benar-benar kuno dan antik. we can touch these all! weewww... kok boleh ya? dan kita juga boleh potret2. ohya, ada tempat motret bergambar noni n sir belanda yang mukanya berlubang buat naro muka kita. bangunan ini juga sering dipake buat foto pre-wed atau fotografer2 lainnya.

masi di lantai 1, dalam ruangan berbeda, terdapat banyak mesin tik dan monitor-keyboard jaman doeloe yang entah kenapa dipajang dengan cara tidak lazim dan seperti berjualan tas di dept store. cekibrot this pic below.


next room, ada ruangan berisi komputer2 jaman dulu yang monitornya kecil dan CPUnya masyaAllah gedenya. bahkan printer dan server juga ada dan gede juga. hmm, itu jaman taun 1900an ya.. dan 100 taun kemudian datanglah laptop yang portabel dan size jauh lebih kecil dari jaman 1900an. well, 100 taun lagi what kind of gadget will we have?

keluar dari ruangan-bersambung di lantai 1, ada lorong panjang dengan pintu-pintu ala koboi (masuk ke ruangan tadi) dan jendela-jendela besar ala bangunan kolonial. bagus buat poto2. dan kalo menengok ke bawah, ada taman kecil dan playground yang asri yang berarti tempatnya di lantai ground. So, mari menuju lantai ground. melalui tangga, kami ke lantai ground, ke taman untuk menikmati playground yang ternyata uda dikuasai anak2 SD. #AH! minggir kalian! preman mau maen! unyunyunyuu.. XD

tempat terakhir museum mandiri adalah pameran lukisan di lantai 2. dari ground ke lantai 2 menggunakan lift kayu! waow, seperti lift di eropa! lukisan yang paling kami sukai, lukisan 3D, yang kalau diliat sambil berjalan, akan ikut bergerak. kereeeen.... cekidot!


cukup sekian untuk Bank Mandiri, lanjut ke Museum Bank Indonesia. Letaknya bersebelahan dengan museum bank mandiri, tapi kalo dari bangunannya, museum Bank Indonesia lebih terawat dengan catnya yang putih mulusss. mari masyuuuk...
hmm, museum ini jauh lebih bagus dan modern, dan bangunannya tidak gelap-angker-kurang terawat seperti museum sebelumnya. setelah masuk, disambut dingin AC dan bapak security dengan metal detectornya, lalu berjalan ke dalam, ada 2 monitor flat video tante2 memberi arahan mengenai peraturan dalam museum dalam dua bahasa (Ind-Eng). melintasi pintu putar (tapi g boleh diputar) kami menuju ke loket tiket (waow! loketnya bagus, di awal uda eyecacthing!). Di loket, kami mendapat tiket dan surprising me, disodorin kertas berisi soal sebanyak 5 point tentang museum BI. jadi, selama menikmati museum di dalam, kami disuruh mengerjakan soal2 tadi yang jawabannya ada di sepanjang museum. well, lets do it best!

setelah menitipkan tas, kami melaju ke dalam. di sepanjang jalan akan masuk ke ruang sejarah Bank Indonesia, banyak monitor touchscreen. wew! benar2 modern. apa saya yang norak yaak?! Sejarah BI dijadikan dalam beberapa periode dan semuanya dikemas dalam tulisan di kaca dinding, dinding yang dibikin menarik dengan warna2 dan gambar2 yang menunjukkan perjuangan Indonesia, video dan audio dalam layar plasma sepanjang lorong, visualisasi dalam bentuk replika/maket kecil, dan foto-foto tokoh2 penting dalam pigura cantik. pokoknya lebih keren. museum ini dibuat agar kita ga bosen di dalam, dan tertarik untuk membaca, ga  sekedar foto-foto aja. tapi karena banyak layar plasma dan proyektor sepanjang lorong, beberapa spot dilarang foto-foto. eh, tapi saya sempat foto telepon yang tiba-tiba gerak sendiri tidak bersamaan. hehe, lucu..

sambil membaca, taking picture, kami juga mengerjakan soal kok. keluar dari ruangan sejarah BI, kami menyusuri lorong terbuka sambil melihat-lihat arsitektur bangunan ini yang Belanda banget. lalu, masuk lagi ke ruangan Numismatik Collection yang berisi sejarah mata uang di Indonesia. Numismatik adalah ilmu mengenai sejarah mata uang. Di sini, diperlihatkan bentuk uang dari jaman Kerajaan nusantara sampai Indonesia merdeka yang dikemas dalam box kaca eyecatching lengkap dengan lup pembesar di atasnya yang digeser-geser dan tidak bisa dilepas. melalui lup tersebut kita bisa melihat detail gambar pada uang. fyi, uang jaman kerajaan majapahit kecil banget, diameternya g sampe 1 cm, dan dari emas. gilak! kalo ilang, nangis darah tuh!

Kemudian, ada banyak contoh uang dari berbagai negara di dunia yang disimpan dalam lemari-seperti-pintu yang kalo ditarik akan muncul display kaca dengan macam-macam uang di dalamnya. kemudian dilanjutkan dengan display tulisan di dinding tentang peran BI dalam mengatur peredaran mata uang di Indonesia lengkap dengan pasal-pasalnya. oya, ada tempat duduk seperti koin cina di dalam ruangan itu. selesai itu semua, di pintu keluar ada photobox yang sayangnya sedang rusak dan kios souvenir.

dari museum kedua ini, kami rehat sejenak, untuk sholat dhuhur di masjid dekat museum. dengan bertanya pada security, kami dengan mudah mendapati masjid untuk sholat. keluar dari masjid, kembali berjalan keluar dari gerbang museum BI, belok ke kiri, dari jauh sudah terlihat kawasan Kota Tua. kota tua memang benar-benar bersetting jaman kolonial alias tua banget. banyak pedagang kaki lima, seperti jualan cireng, es lilin, gorengan, tukang poto (bergaya retro gt hasil potonya), sewa sepeda lengkap dengan topi noni belanda-topi caping-topi safari, jualan mainan, dll. banyak bule berkeliaran, dan mereka lebih suka potret-potret orang lokal (saya sadar kamera dan selalu berpose klo mereka ambil gambar. haha). kami melanjutkan kunjungan ke museum wayang. berbeda dengan sebelumnya, di loket kali ini saya harus bayar 2000 rupiah. museumnya kecil dan gak semodern dan sebesar sebelumnya. museum mendisplay wayang nusantara dan luar negeri di dalam display kaca.

selanjutnya, berjalan ke seberang, ada museum Fatahillah. museum ini lebih seperti rumah jaman dulu. ada meja-kursi tamu, tempat tidur, alat2 memasak, keramik2 koleksi, dan beberapa prasastri yang ditemukan di Jakarta dipajang di sini. sebut saja prasasti tugu, kebon jeruk, ciareteun (bner g y tulisannya..). ada penjara bawah tanah juga. penjara ini tergenang air sampe sebadan. hiiiy...


keluar dari museum fatahillah, lanjut ke museum seni rupa dan keramik. bangunannya lebih gede dengan pilar-pilar yang besar. di dalamnya, sesuai dengan nama museum, banyak keramik dari berbagai daerah nusantara dan hasil seni rupa seniman-seniman Indonesia. ada juga barang-barang klenik kecil dan patung arca kecil. saya terpikat dengan pahatan/ukiran di batang pohon dan beberapa lukisan. sampai di pintu keluar, ketemu sama patung raden saleh, pelukis tersohor di Indonesia dan patung-entah-saya-lupa-siapa yang saya ajak poto bersama.

usai sudah perjalanan di Kota Tua hari ini. 5 museum telah kami kunjungi dan hari mulai sore, maka perjalanan selanjutnya adalah makan bakso di Pak Dhe dan pulang ke kost. ah, nice holiday... next week uda puasa dan libur saya cuman sehari dalam seminggu karena ditabung untuk libur lebaran. so, maybe 1 month later tak ada kisah travelling teman-teman...

see u soon... :)

Kamis, 21 Juli 2011

Ragunan: Finding another friends on earth

Yah, today, 21 July 2011, on thursday, saya sedang libur kerja. as we know, saya kerja dalam sistem shift, dimana libur ngga paten di weekend day. hmm, biasanya, saya menghabiskan waktu libur 2 hari saya di kos dengan kegiatan bersih2-baca novel-internetan, atau nginep di kos teman atau juga ke mall belanja bareng teman (kalo liburnya weekend). baru 2 bulan kerja, belom terbiasa dengan kehidupan baru di sini membuat saya selalu bingung mau ngapain pas liburan. so, hari ini saya membuat libur yang berbeda! lain dari biasanya! lebih fantastis! dan bombastis! #eaaa,biasa aja kali...

dan libur satu hari ini (karena libur 1 hari lagi kepisah) saya lalui dengan PERGI KE RAGUNAN SENDIRIAN. at night before, saya tidur lebih awal karena pulang kantor udah suntuk banget (bukan karena teman kantor melainkan sariawan gede2 di mulut yang bikin bete seharian). jam 9 kurang udah tidur dan bangun esoknya jam setengah 4 pagi. tumben2an gitu ya, orang macam saya bisa bangun sepagi itu. sholat subuh, internetan, nyuci baju, lalu tidur lagi sebentar (hehe). pas udah bangun lalu kepikiran mau ngapain seharian ini. secara, dulu waktu masih anak kampus, adaaaaaa aja kegiatan. kegiatan club, lab, akademik, maen sama teman2 kos, dsb. tapi sekarang, i have no other activity but working! hell!

Entah kenapa saya kepikiran mau ke Ragunan. SMS teman tanya lokasi, dan berangkatlah saya, sendirian. well, at weekday it's impossible to ask a friend for a help. berbekal beberapa snack, air minum 1 botol, novel, dan netbook (cz sapa tau ada wifi area buat nulis blog -suasana adem bikin nulis lebih lancar) dalam 1 tas ransel, saya pergi naek bus transjakarta arah ragunan (pemberhentian terakhir). dari tempat saya ke Ragunan hanya satu kali busway, tapi lamaaaa banget, ngga nyampe-nyampe. karena saking lamanya, saya sampe mengantuk. dan gebleknya, saya selalu latah sama kerumunan atau arus manusia. pada saat nyampe suatu halte, dan banyak orang turun, saya kira ini pemberhentian terakhir, lalu ikutlah turun sampai saya keluar shelter halte. saya udah tersenyum lebar dan yakin banget udah nyampe karena terpampang di kanan jalan poster Gorilla gede. dengan pedenya, saya bertanya ibu2 di jalan letak pintu masuk Ragunan, dan si ibu dengan mesem bilang "masih jauh mbak. naek busway aja". dan tersadarlah saya bahwa saya turun di halte yang salah. back to halte, ternyata ada anak2 kuliahan bertiga juga salah turun. bus yang saya naiki kemudian adalah bus terakhir arah ragunan. fiuuuh, hampir saja..

sampai di Ragunan, pintu gerbangnya gede, dan biarpun masi weekday, banyak juga keluarga, anak2 sekolah, bahkan orang2 kantoran yang jalan2 ke sana.waktu mau pergi ke loket tiket, ada mas2 bergerombol 6-8 orang manggil saya dan menawari tiket karena mereka kelebihan. antara kaget, takut diapa2in, dan senang, akhirnya saya bilang "eh,makasih loh" #eaaa...
dan memang beneran mereka baik dan tidak mau diganti uangnya (wong harga tiket cuman 5ribu aja :p). hepi banget.. :D

Ragunan sejuk banget. Jauh berbeda sama sumpeknya jalanan Jakarta. banyak pohon2 tinggi yang saya sendiri kurang familiar karena bukan pohon yang biasa ditanam di pemukiman atau berada di jalan-jalan. tempatnya juga luas banget, Kebun Binatang Surabaya kalah. gak cukup sehari buat muter2. fasilitas lumayan lengkap untuk tempat wisata, walaupun kurang terawat. ada mushola yang tempat wudhunya terpisah antara co dan ce, warung makan, kios minuman dan snack, kios souvenir dan toilet. fasilitas yang komersil ada juga, seperti kereta gantung, tukang poto keliling, bombomcar dan kereta kelinci. bahkan arena anak juga ada. tapi sayangnya, saya nggak nemu peta lokasi, hanya penunjuk arah.

di setiap lahan kosong tanpa kandang binatang atau agak jauh di depan kandang binatang, terhampar rumput, bahkan taman, yang disediakan juga bangku duduk. saat saya capek muter-muter, akhirnya saya duduk di bangku depan kandang komodo, dan mulai membaca buku (lagi namatin "Naked Traveler") sambil makan snack. lalu pindah lokasi, depan kandang singa terbuka yang dibatasi sungai kecil dan pagar. agak serem sih, tapi viewnya bagus dan nyaman. saya mengurungkan niat untuk menulis karena ngga berani buka laptop di sini. disamping agak sepi, juga karena kadang ada pengamen dan peminta-minta yang bikin saya curiga dan parno sendiri (cz mreka maksa dan saya lg g bawa receh -kan uda bawa bekal, jadi g bawa uang receh buat beli snack,dll).

Binatang di Ragunan lumayan lengkap, mulai dari unggas, reptil, mamalia, primata, dan hewan2 gede semacam gajah atau jerapah. yang g saya temuin itu ikan, tapi ini mungkin karena belum semua tempat saya lewati. secara, berangkat aja jam dua belas siang, di sana cuman 4 jam, dimana 1 jam saya pakai baca buku. untuk primata, ada tempat tersendiri yang lebih gede, dan kalo masuk bayar lagi. Di sana banyak "Big Brothers" seperti siamang, gorilla, orang utan, dll. sayangnya, saya tidak sempat ke sana karena pas nemu tempatnya uda kesorean, loket dah tutup. next time kalo kesana lagi g bakal aq lewatin, cz ini wahana khas dari Ragunan. hehe..

Oh ya, di dekat pintu masuk ada patung gorilla gede yang jadi maskot Ragunan. Wajib poto tuh.. tapi, lagi-lagi saya melewatkan poto session sama gorilla, karena ga punya kamera. haha, how poor i am. ah, gajian ntr beli camdig deh.. :D

Ah, that's enough i think. semua yang ada di Ragunan uda saya ceritain. Last, i wanna say, tamasya rame2 itu asik, tapi kalo sendirian itu menyenangkan. :)

mari tamasya di lain kesempatan. dadah baibaiii~!!

Senin, 11 Juli 2011

Sekedar menyapa yang sempat terlupa


Setelah lama tak jumpa, Hai semua... *menyapa dengan agak malas.
Sudah lama nggak bercerita lagi. Now, saya sudah tinggal di jakarta. Klo baca last post saya sebelumnya pasti tahu lah.. ya, benar, saya bekerja di jakarta setelah sekian dan sekian bulan tanpa pekerjaan tetap. Hmm, eniwei, bukan mau bercerita tentang kehidupan di jakarta sih, cuman pengen nyampah aja... lagi bosen banget, mau nonton pelm lagi gak minat, mau baca buku sastra lagi gak penuh nih otak, so ngetik blog aja deh.
Awalnya, sore tadi teman baek di kampus dulu nelpon, ngobrol sana-sini... sampe bahas blog saya yang uda lama gak diupdate padahal yang ngajak temen satu geng ngeblog kan saya. Yauda, setelah nutup telpon, mandi dulu, sholat isya, habis gitu buka ms word, ngetik deh. Puas kan lo?? (melirik teman saya).
Hmm, dari kami berempat, se geng di kampus dulu, cuman temen yang nelpon tadi tuh yang aktip banget posting blognya. Yang lain udah pada sibuk urusan masing-masing sepertinya. Palagi yang di pulogadung tuh, sibuk sama client n suppliernya..  noh yang di surabaya sibuk sama pacarnya.. Hahahahaa... kalo yang nelpon tadi mah emang udah hobi nulis dari dulu. Diary-nya aja segede buku diktat! Ngahahaha...
Ah, kita benar-benar terpisah jauh ya teman-teman. Kangen kalian...sangat!
Teringat jaman kenalan waktu mahasiswa baru dulu.. masih cupu2..unyu2... :p
Eeeh, sekarang uda segede gini, maennya gak di warung lagi, nggak ngampus, tapi ngantor... ceilaah, gaya ye... ketemunya bukan sama teman kampus, tapi rekan kerja. Bukan sama dosen, tapi klien atau bos. Bukan sama skk tapi ob (lhoh! hehe).. 
Bener emang, life must go on, biar gak oon... kapan ya bisa ketemuan berempat lagi.. miss you much, don’t you feel the same?